Imam, Penyuka Matematika yang Ingin Jadi Polisi

Share this

SMMC.or.id. — Namanya Imam, lengkapnya Imam Tri Wibowo. Lahir pada 2010, dan sekarang sudah duduk di kelas 2 SD Fadillah, Tangerang Selatan.

Imam suka pelajaran matematika dan bahasa Inggris. Pelajaran agama Islam pun dia suka. “Sudah hapal 5 surat,” jawabnya.

Ketika ditanya mau jadi apa nanti setelah besar. Imam menjawab dengan tegas, “Jadi Polisi”.  Imam melihat di berita TV bahwa banyak kasus narkoba dan juga kejahatan pada kaum Muslimin.  Imam ingin semua itu tidak terjadi lagi.

Yatim Sejak Usia 3 Tahun

Imam sudah yatim sejak usia 3 tahun. Pada tahun 2013, ayahnya berpulang ke Rahmahtullaah karena sakit. Bertepatan dengan tahun saat ibunya meneguhkan hati untuk memeluk agama Islam (mualaf) yang sudah dikenalnya sejak 2003 silam.

Meski demikian, sang Ibu tetap istiqomah memeluk agama Islam dan membesarkan kedua anaknya, Imam dan adiknya Ayu. Tekanan keluarga besar sang Ibu yang beragama Kristen, mengajak untuk kembali ke agama mereka, in syaa Allah tidak menggoyahkan imannya.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ibunya memilih berjualan kue. Kemudian sempat bekerja kontrak di sebuah perusahaan telekomunikasi, sebelum diberhentikan karena pengurangan pegawai. Saat ini, di rumah kontrakannya yang berjarak sekitar 500 m dari sekolah Imam, sang ibu berjualan kebutuhan sehari-hari.

Jum’at Berkah SMMC untuk Imam dan Ibunya

Membantu sesama Muslim apalagi seorang mualaf yang tidak memiliki suami dengan dua anak yatim, adalah prioritas. Melalui Program Jum’at Berkah, SMMC membantu biaya masuk sekolah SD Imam dan biaya pendaftaran ulang kenaikan kelasnya. Untuk Ibunya, SMMC membantu modal untuk berjualan kue. Untuk biaya sekolah bulanannya, abang dan kakak SMMC 1989 yang turut berkontribusi.

Pada lebaran 1438 H lalu, SMMC juga berbagi hadiah kepada para anak SMMC, termasuk Imam. Programnya adalah Tebar Berkah Ramadhan yang dananya berasal dari seluruh angkatan SMMC.

Awal Januari 2018 lalu, saat liburan sekolah, Imam dikhitan. Ditemani oleh Ibu dan adiknya, Imam dikhitan di Rumah Sunat Modern Jl Dr. SetiaBudi No 26 Ruko Blok E, Pamulang Tim., Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417. Biaya sunat dan hadiahnya dari Jum’at Berkah SMMC.

Imam beli sepatu hadiah khitan

Kita doakan agar Imam dapat meraih cita-citanya, menjadi anak yang sholeh, pintar dan bermanfaat untuk agama, orang tua dan negara. Kita doakan juga Ibunya agar terus istiqomah dalam memeluk agama Islam dan mampu berjuang membesarkan anak-anaknya.

Yuk kita dukung terus perjuangan Imam, melalui Program Jum’at Berkah SMMC. Program yang memiliki konsep sedekah berjema’ah. Saat ini diikuti lebih dari 1500 peserta (anggota SMMC). Melalui dana yang terkumpul, SMMC menyalurkannya untuk pemberdayaan umat terutama di wilayah Sumatera Utara, dan wilayah lain di Indonesia umumnya.

Semoga berkah di setiap langkah.

———-

Bagi yang ingin turut berbagi dengan mereka, yuk ikut Program Jumat Berkah SMMC. Hubungi koordinator angkatan SMMC masing-masing atau mendaftar di sini bagi yang belum.

Simak artikel Jum’at Berkah lainnya di sini atau di sini untuk kisah anak SMMC lainnya.

Humas SMMC

#JumatBerkahSMMC
#BersinergiMembangunNegeri
#KembaliKeTanahDeli
#BersamaBerdiriDiSMMC

 

Share this

2 Comments on “Imam, Penyuka Matematika yang Ingin Jadi Polisi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *