Pelatihan Merencanakan Hidup Abang Becak

Share this

SMMC.or.id — Puluhan barang yang tersusun rapi di atas meja di pelataran Masjid Taqwa Polonia, Medan semakin menambah semangat para abang penarik becak dalam mengikuti Pelatihan Pengembangan Diri yang diadakan oleh Komunitas Persaudaraan Abang Becak dan Smansa Medan Muslim Community (SMMC).

Produk Olahan dari Sampah plastik

Barang-barang itu berasal dari sampah plastik gelas minuman, yang telah diubah menjadi barang unik yang memiliki nilai seni tinggi berupa tas, keranjang, peci, bunga dan barang kebutuhan harian lainnya. Semuanya merupakan hasil kreasi para abang becak pada  pelatihan sebelumnya.

Kali ini mereka bukan lagi dilatih kepada teknik mengerjakan sesuatu yang bermanfaat, tapi lebih kepada mengajak mereka berpikir dan menuangkan rencana masa depan yang lebih baik sesuai harapan mereka.

Ustadz Baihaqi saat menyampaikan materi pelatihan

Ustadz Baihaqi, pendiri sekaligus ketua persaudaraan abang becak tersebut mengatakan, pelatihan ini adalah tahap lanjutan dari pelatihan terdahulu. Pelatihan ini dan sebelumnya, keduanya terlaksana atas dukungan dana Jumat Berkah SMMC.

Program ini sesuai dengan tujuan SMMC sejak awal yaitu ketauhidan, pemberdayaan umat, dan Rahmatan lil ‘alamiin. Dan pada kesempatan ini SMMC sekaligus meluncurkan Program SMMC untuk SATU yang merupakan payung besar bagi seluruh kegiatan SMMC yang dilaksanakan menjelang dan selama Ramadhan 1439 H.

Makna dari SMMC untuk SATU adalah makna Tauhid, persatuan SMMC yang kita perkuat, dan bentuk dukungan moril SMMC kepada Abangnda Eddy Rahmayadi (SMMC’79) yang saat ini mecalonkan diri sebagai Gubernur SUMUT 2018-2023.

Diwakili oleh Dedy Ketaren SMMC’92, pada Ahad 29 April 2018, Program SMMC untuk Satu secara resmi dicanangkan. Mesjid tampak dipadati oleh para pengunjung yang tertarik untuk melihat karya para peserta pelatihan juga oleh para anggota dan pengurus Persaudaraan Abang Becak Masjid Taqwa, dan perwakilan pengurus SMMC.

Dedy Ketaren, SMMC’92 mewakili SMMC meluncurkan SMMC untuk Satu

Melihat karya abang becak itu, Dedy Ketaren sangat mengapresiasi. “Semoga itu dapat menjadi multi income yang barokah”, ujarnya. Lebih lanjut Dedy juga menyampaikan bahwa ini juga dapat dikembangkan untuk mempersiapkan umat, khususnya kaum urban untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Pelatihan yang dihadiri 80 orang abang becak ini berlangsung cukup semangat dan penuh keakraban. Berbagai bentuk motivasi yang membuat mereka semakin optimis dalam merencanakan hidup ke depan semakin semarak dengan kehadiran sosok ‘Ijeck’, pengusaha muda sukses yang dikenal sebagai Musa Rajeksyah, calon Wakil Gubernur Sumut 2018-2023. Beliau turut hadir mengapresiasi kegiatan para abang becak.

Perasaan bahagia bercampur haru tampak terpancar dari raut wajah abang-abang becak yang selama ini hanya dapat memandang wajah Ijeck yang di tempel di belakang becaknya. Doa dan harapan pun spontan terlontar dari mulut abang-abang becak ..Allahu Akbar! Allahu Akbar! Eramas untuk Sumut Satu.

Ijeck “Eramas” tersenyum saat melihat karya abang becak

Ijeck nampak berbahagia dapat bertemu langsung dengan para abang becak. Beliau sampaikan juga bahwa tugas Pemerintah Sumut kedepan adalah mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti ini. Melatih soft skill, memberikan dukungan pendanaan lunak, membina dan mendampingi hingga mereka mampu mandiri.

Kegiatan ini di tutup dengan foto bersama dan tanpa sungkan Ijeck pun mengenakan peci buatan abang-abang becak sambil tersenyum bahagia.

Foto bersama Ijeck, abang becak dan SMMC

Humas SMMC

Ikuti kisah Jumat Berkah SMMC lainnya di sini.

#SMMCuntukSatu
#KembaliKeTanahDeli

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *