Tebar Qurban SMMC di Pulau Nias 1439 H

Share this

SMMC.or.id. — “Saohagolo ye ustadz (terimakasih ya ustadz),” ucap seorang Ibu dengan senyum cerah saat menerima paket qurban di tangannya. Kresek putih berstiker SMMC itu, di dekap erat di dadanya, serasa memeluk seseorang yang setahun lamanya tak berjumpa.

“Lelah kami serasa hilang melihat senyum bahagia mereka. Apalagi ditambah do’a dari para pekurban yang menerima laporan kami, rasanya terbayar semua,” tutur Ikhsan ketika menceritakan pelaksanaan qurban SMMC 1439H di Pondok Pesantren Hidayatullah Nias.

Muhammad Ikhsan Taufik adalah ustad muda SMMC 2006. Sejak akhir 2014 lalu mulai mengabdi menjadi juru dakwah di Nias dengan mengelola Pondok Pesantren Hidayatullah yang berada di sana. Adanya kegiatan pemotongan hewan qurban di ponpesnya sangat dinantikan setiap Idul Adha. “Kalau boleh jujur, santri-santri di sini hanya 1 tahun sekali makan daging. Yaitu saat Idhul Adha begini,” kisah Ikhsan.

Selain itu, kondisi warga muslim di Nias juga memang perlu mendapat perhatian lebih. Selain termasuk kelompok minoritas, kehidupan ekonomi warga juga sangat rendah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang persentase jumlah penduduk miskin Sumatera Utara 1993-2016 menunjukkan bahwa kabupaten-kabupaten di Nias menduduki peringkat 5 persentase penduduk termiskin terbesar di Sumatera Utara.

“Kami berharap semoga setiap tahun ada yang berqurban di Nias, “ lanjut Ikhsan. Hal ini karena merupakan bagian dari kegiatan dakwah Islam kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil dan miskin seperti Nias ini. Masih banyak masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman tidak pernah merasakan nikmatnya daging, terutama daging qurban.

“Sesungguhnya telah kuberikan nikmat yang banyak kepadamu. Maka itu shalatlah untuk Tuhanmu dan berqurbanlah”. (QS. Al Kautsar:1-2).

Tebar Qurban SMMC 1439 H di Nias

Alhamdulillah pada Idul Adha 1439 H ini, dari anggota, keluarga dan para sahabat SMMC diperoleh 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing qurban di Nias. Penanggung jawab pelaksanaan qurban SMMC di Nias adalah Ustad Muhammad Ikhsan Taufik SMMC 2006. Lokasi pelaksanaan di Pondok Pesantren Hidayatullah, Gunung Sitoli, Nias.

Dari hewan-hewan qurban tersebut, diperoleh 430 paket qurban. Seluruh paket qurban telah disalurkan selama 2 hari (22 dan 23 Agustus 2018) untuk warga muslim di desa-desa sekitar Ponpes Hidayatullah dan juga untuk para santri dan guru-guru di ponpes. Adapun lokasi dan jumlah paket qurban yang didistribusikan adalah:

  • Desa Humene 50 paket
  • Desa Fowa 40 paket
  • Desa Tetehosi 40 paket
  • Desa Botomozoi 20 paket
  • Desa Siwalubanua II 30 paket.
  • Desa Lolozasai 20 paket
  • Desa Somi 20 paket
  • Desa Lahagu 20 paket
  • Desa Fodo 10 paket
  • Ponpes Hidayatullah 180 paket

Desa Lahagu dan Desa Botomozoi, adalah desa terjauh yang dapat dijangkau dalam pembagian daging qurban tahun ini. Jaraknya 60 km dari Ponpes Hidayatullah atau sekitar 2 jam perjalanan.

Jazaakumullaahi khairan untuk seluruh yang telah berqurban di Nias, dan juga para pelaksana yang telah menyediakan waktu, tenaga dan pikiran untuk kelancaran kegiatan ini. Baraakallaahu fiikum. Aamiin yaa robbal alamiin.

Humas SMMC

Simak kisah qurban SMMC di Tanah Karo di sini dan kisah qurban tahun lalu di sini.
Simak juga album foto kegiatan qurban 1439 H di sini.

#SMMCBerqurban
#BersamaBerdiriDiSMMC
#BersinergiMembangunNegeri

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *