Tawakkal

Pengajian Akhwat SMMC Tawakkal
Share this

SMMC.or.id — Hujan deras mengguyur Komplek Tasbih Medan, Sabtu 27 Oktober 2018 kemarin. Namun hujan itu tak menyurutkan langkah sekitar 40 akhwat SMMC untuk mengikuti majelis ilmu tadabur Qur’an Bersama Ustadzah Roni Rezkitta Siregar. Tawakkal, adalah materi yang dibahas dalam kajian bulanan akhwat SMMC kali ini. Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Al Musabbihin yang terletak di komplek tersebut.

Pengajian Akhwat SMMC Tawakkal
Ukhti Vivi Savitri Ketua Urusan Dakwah Akhwat SMMC (kiri) dan Ustadzah Roni R Siregar (kanan)
Makna Tawakkal

Tawakkal adalah menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah, percaya sepenuh hati dan fikiran yang positif terhadap keputusan Allah. Tawakkal berarti tidak menafikkan unsur sebab dan akibat.

Keyakinan dan tawakkal memiliki perbedaan. Tawakkal adalah mempercayai Allah dengan semua sebab dunia. Sedangkan yakin adalah mempercayai Allah dengan semua sebab akhirat.

Tawakkal dilaksanakan dengan tuntunan syari’at. Dalam QS. Ali Imran (3) ayat 159 disebutkan : “… Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakkal.”

Ciri-Ciri Orang yang Tawakkal. Seperti disebutkan dalam QS. Al Anfal (8) ayat 2 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

Tawakkal itu dilaksanakan dengan ikhtiar.

QS. Az Zumar (39) ayat 56: supaya jangan ada orang yang mengatakan: “Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah).

QS. Ibrahim (14) ayat 11 : Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: “Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal.

Kepada Nabi Muhammad Shollalahu Alaihi Wassalam mukjizat yang diberikan Allah adalah berupa Al Qur’an.

Tawakkal yang paling baik adalah:
1. Ketika kita memenuhi hak kebenaran.
2. Ketika kita memenuhi hak makhluk
3. Ketika kita memenuhi hak diri sendiri.

QS. Mumtahanah (60) ayat 1 : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.

QS. Al Insan (76) ayat 3-6 : Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir (3). Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala (4). Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur (5), (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya (6).

Tawakkal yang paling bermanfaat adalah ketika berlaku baik kepada urusan dalam kemaslahatan beragama. Sehingga jangan sampai agama ini rusak.

QS. Al Waqi’ah (56) ayat 81: Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini?

Peringatan Allah ada 31 kali disebutkan dalam QS. Ar Rahman. “Fabiayyi ‘aalaa’i Rabbikumaa Tukadzdzibaan”, yang artinya maka nikmat-nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian berdua (jin dan manusia) dustakan?

14 Perintah Tawakkal dalam Al Qur’an

1. Saat meninginkan kemenangan dan ingin mendapat jalan keluar. Diterangkan dalam QS. Ali Imran (3)ayat 160.
2. Saat berpaling dari musuh. Diterangkam dlm QS. An Nisa (4) ayat 81.
3. Saat semua orang berpaling. Diterangkan dalam QS. At Taubah (9) ayat 129.
4. Saat menginginkan perdamaian dan kebaikan. Diterangkan dalam QS. Al Anfal (8) ayat 61.
5. Saat ketentuan Allah sudah sampai. Diterangkan dalam QS. At Taubah (9) ayat 51.
6. Saat musuh membuat makar / tipu daya. Diterangkan dalam QS. Yunus (10) ayat 71
7. Saat mengetahui bahwa tempat kembali makhluk kepada Allah. Diterangkan dalam QS. Hud (11) ayat 23.
8. Saat mengetahui Allah adalah satu-satunya Tuhan yang Haq. Diterangkan dalam QS. Ar Ra’d (13) ayat 30
9. Saat hidayah datang bertawakkalah. Diterangkan dalam QS. Ibarahim (14) ayat 12.
10. Saat takut kepada musuh. Diterangkan dalam QS. An Nahl (16) ayat 99. Ketakutan itu dihadapi dengan iman dan tawakkal. QS. An Nur (24) ayat 35. (mohon ayat ini sering dibaca). QS. An Nisa (4) ayat 17. Taubat yang pantas itu bagi orang-orang yang tidak mengerti.
11. Saat membutuhkan perlindungan. Diterangkan dalam QS. An Nisa (4) ayat 81.
12. Saat menginginkan firdaus sebagai tempat tinggal. Diterangkan dalam QS. An Nahl (16) ayat 42.
13. Saat meraih cinta Allah. Diterangkan dalam QS. Ali Imran (3) ayat 159, QS. At Taubah (9) ayat 24.
14. Saat mengharap kecukupan. Dalam Ayat Seribu Dinar (bagian akhir ayat 2 dan seluruh ayat 3 dalam surat At Thalaq)

Ada 3 sungai di dunia yang dapat menghapus dosa:
1. Sungai Taubatan Nasuha
2. Sungai kebaikan yang melimpah ruah.
3. Sungai musibah.

Semoga ringkasan materi pengajian ini bermanfaat.  Sampai berjumpa dalam pengajian akhwat bulan depan.

Pengajian Akhwat SMMC Tawakkal

Sub Divisi Dakwah SMMC

Simak materi pengajian lainnya di sini

#PengajianAkhwatSMMC
#BersamaBerdiriDiSMMC
#BersinergiMembangunNegeri

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *