Coach Muda Smansa: Memahami Potensi Diri

Coach Muda Smansa
Share this

SMMC.or.id. — Membentuk generasi muda Islam yang tangguh dan Qur’ani, adalah alasan diusungnya Program Coach Muda SMA Negeri 1 Medan (Smansa) oleh Smansa Medan Muslim Community (SMMC). Program ini diresmikan oleh Ketua Umum SMMC, Muhammad Iqbal Mursal (SMMC 1992), dengan melantik sebanyak 68 Coach Muda Smansa Angkatan I, pada Senin 5 November 2018.

Program Coach Muda Smansa dilatarbelakangi oleh ayat yang berbunyi Laa yukallifullaahu nafsan illa wus’ahaa…(QS Al-Baqarah ayat 286), yang berarti Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ini bermakna bahwa sebenarnya setiap orang sudah diberikan Allah potensi dan kemampuan untuk menyelesaikan masalahnya.

“Hanya saja untuk mengeluarkan potensi ini setiap orang butuh orang lain. Itulah mengapa ukhuwah menjadi hal penting dalam kehidupan Islami. Saling memperkuat, saling menggali potensi dan saling menginspirasi di jalan kebaikan. Oleh karenanya, kemampuan coaching ini sangat penting dimiliki oleh setiap individu. Manfaatnya tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk orang lain,” ujar Ketua Umum SMMC dalam sambutannya saat meresmikan program tersebut

Coach Muda Smansa Angkatan I

Peresmian Coach Muda Smansa Angkatan I ditandai dengan penyematan Pin Coach Muda Smansa oleh Ketua Umum SMMC dan Ketua Divisi Generasi Muda (GerM) SMMC. Pin tersebut secara simbolis disematkan kepada Mazaki Moza XI MIA 6 dan Desy Indah XI MIA 7, yang mewakili seluruh angkatan I.

Coach Muda Smansa
Penyematan Pin Coach Pratama dan Coach Muda

Sebanyak 68 siswa dan siswi muslim (34 pasang coach) kelas XI Smansa Medan, telah menjadi Coach Muda Smansa Angkatan I. Mereka terpilih berdasarkan keaktifannya baik di kelas dan kegiatan PDR serta berprestasi 10 besar kelas.

Coach Muda Smansa
Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru Smansa, Ketua Umum SMMC, Ketua Divisi GerM dan Humas SMMC 1992

Kegiatan ini disaksikan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Medan, Drs. Suhairi, M.Pd, selaku Coach Pratama yang akan membentuk budaya coaching di Smansa Medan. Selain beliau, turut hadir Dewi Hartika, Humas SMMC 1992 serta Bapak dan Ibu Guru, yakni Bapak Ichwan, Ibu Yulidar, Ibu Zahro dan Ibu Ros.

“Saya berharap, siswa siswi smansa muslim Smansa dapat dibimbing sehingga memiliki perilaku yang semakin baik. Smansa bisa lebih Islami dari sebelumnya, dan selalu menampilkan hal-hal yang baik,” ujar Drs. Suhairi, M.Pd, Kepala SMA Negeri 1 Medan dalam sambutannya.

Sebagai seorang coach muda Badan Kemakmuran Masjid Ibnu Sina Smansa (BAKMISS), serangkaian pelatihan akan dilaksanakan dengan instruktur profesional coach yang didatangkan oleh SMMC.  Materi perdana yang telah disampaikan kali ini antara lain adalah materi dasar tentang apa itu coaching, defenisi dan manfaat coaching, perbedaan coaching dengan pendekatan pendampingan lainnya, praktek mendengar.

Selain itu, dua bulan sebelumnya, telah disampaikan pula materi komunikasi yang efektif dan emotional quotient (EQ), yang dibahas secara mendasar.

Coach Muda Smansa
Pelatihan Coaching bagi Coach Muda Smansa
Peran Coach Muda Smansa

Program coach ini adalah program pendampingan untuk adik-adik kelas X Smansa. Tujuannya agar mereka dapat memahami dan memaksimalkan potensi yang ada dalam diri masing-masing. Namun yang lebih utama adalah, bagi coach muda itu sendiri, melalui program ini mereka dapat melatih diri sendiri untuk mengoptimalkan potensinya.

Coach Muda Smansa adalah salah satu program BAKMISS, yang merupakan bagian dari SMMC di bawah Divisi GerM. Pelaksanaan pendampingan oleh coach muda ini wajib dilakukan sebulan sekali dalam kelas pelajaran agama Islam. Tempatnya di Masjid Ibnu Sina Smansa Medan.

Setiap siswa muslim kelas X, dalam satu sessi coaching yang dilakukan 1 kali dalam satu bulan, berkesempatan bercerita (sharing) mengenai hal apa yg menjadi goal dan pencapaian yang diinginkannya kepada pendampingnya (coach). Kemudian, dengan keterampilan mendengar dan bertanya cerdas yang dipelajari secara khusus untuk para coach muda ini, para pendamping (coach) menggali kreatifitas dan inspirasi serta solusi mandiri dari dalam diri dari adik kelasnya.

Dalam kegiatan ini, para guru agama Islam terlibat untuk mengawasi jalannya pendampingan tersebut.

Ketua Umum dan Ketua Divisi GerM bertindak sebagai master coach. Perannya adalah sebagai tempat sharing bagi para coach muda, terutama Ketua Divisi GerM yang langsung berhubungan dengan Smansa. Demikian pula dengan guru-guru di Smansa yang berperan sebagai senior coach. Setiap ada kendala di lapangan, coach muda dapat menghubungi master coach maupun senior coach.

Coach Muda Smansa
Pelatihan Coaching bagi Coach Muda

“Kesetaraan penting dalam coaching ini, jangan ada faktor senioritas. Jadi sifatnya adalah ssebagai mitra, sebagai pendamping. Harapannya, komunikasi dapat berjalan lebih santai, lebih efektif,” jelas Emilia Ramadhani, Ketua Divisi GerM, ketika menyampaikan materi.

Program Coach Muda Smansa ini akan menjadi cikal bakal kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) baru di Smansa Medan, yakni Ekskul Coach Muda, di waktu mendatang. Selain itu, juga akan dirintis ekskul Arabian Club dan Seni Islam. Semuanya nanti berada dalam koordinasi BAKMISS, sebagai bagian kegiatan Divisi GerM SMMC.

Jum’at Berkah Reguler untuk BAKMISS

Kegiatan peresmian Program Coach Muda Smansa tersebut juga dijadikan momen untuk menyerahkan secara simbolis dana Jum’at Berkah SMMC. Mulai Oktober 2018, secara reguler dana Jum’at Berkah SMMC dialokasikan sebesar Rp 1.000.000,-/bulan untuk mendukung kegiatan BAKMISS.

Coach Muda Smansa
Penyerahan Dana Jumat Berkah untuk Bakmiss

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Umum SMMC kepada Amir BAKMISS yaitu Hamdi Rais Harahap, XI OSN 1. Dana ini dialokasikan untuk mendukung kegiatan-kegiatan keIslaman yang rutin dilakukan oleh BAKMISS, termasuk Program Coach Muda Smansa.

Semoga Program Coach Muda Smansa ini dapat menjadi salah satu jalan untuk mewujudkan siswa-siswa muslim SMA Negeri 1 Medan yang unggul dalam karakter, ilmu dan taqwa (KIT). In syaa Allah SMMC melalui Divisi Generasi Muda dan Program Jum’at Berkahnya, akan terus mendukung terwujudnya cita-cita tersebut. Karena siswa-siswa Smansa Medan, adalah generasi masa depan SMMC, dan bangsa Indonesia tercinta tentunya.

Divisi Generasi Muda (GerM) SMMC

Simak berita GerM lainnya di sini

#UnggulKriteriaIlmuTaqwa
#JumatBerkahSMMC
#BersinergiMembangunNegeri
#KembaliKeTanahDeli

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *