Dajjal Al-Masih dan Jerusalem (Bag. 2)

Share this

SMMC.or.id. — Dari Jerusalem, Ad-Dajjal mendatangi seluruh perkotaan di dunia kecuali Mekkah dan Madinah. Dari hasil rembukan para ahli Eskatologi Islam maka “Country Side” yaitu antara pinggiran kota dan desa adalah daerah yang paling aman.

Agama mengajarkan bahwa amalan yang paling mudah, adalah amalan Neraka. Amalan Surga tidak disebutkan amalan yang paling sulit, tetapi yang banyak rintangannya.

Dajjal Al-Masih adalah pendusta dan penipu tercanggih yang belum pernah manusia alami dalam sejarah. Dimana surganya Ad-Dajjal adalah amalan neraka dan sebaliknya nerakanya Ad-Dajjal adalah amalan surga. Ad-Dajjal menghukum manusia dengan kelaparan yang amat sangat. Secara medis terbukti manusia mampu bertahan selama 40 hari tanpa makan.

Saat ini, berita baiknya adalah masih ada waktu untuk mempelajarinya dan meningkatkan iman serta taqwa. Sesungguhnya fitnah Ad-Dajjal itu tidak berbahaya bagi seorang Mukmin, namun sesuai nasehat Nabi SAW:”Janganlah engkau coba dekati”. Walaupun memiliki iman setinggi langit jangan pernah coba berani (sok kuat) mendekati Ad-Dajjal.

Peradaban Dajjal sudah dapat dirasakan dalam kehidupan perkotaan terutama kota-kota besar. Berita buruknya, hari semakin hari, semakin banyak orang melupakan bahayanya Dajjal-Almasih. Merupakan pertanda akhir kemunculan Ad-Dajjal (Khuruj).

Apakah sudah paham hukuman Allah SWT apabila tergoda dan menjadi pengikut Ad-Dajjal dan apa pahala yang diperoleh bila menolak dan melawan Ad-Dajjal?

Update bagian 2 dari Buku Eskatologi Islam 101

Simak juga:
Update bagian 1
Update bagian 3 
Update bagian 4
Update bagian 5 
Update bagian 6

 

Kumpulan artikel Eskatologi Islam

Twitter: @Utomo_MI
Facebook: Utomo Muhammad Isa

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *