Angkatan 1660

Makna Tawakkal

Tawakkal adalah menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah, percaya sepenuh hati dan fikiran yang positif terhadap keputusan Allah. Tawakkal berarti tidak menafikkan unsur sebab dan akibat.

Keyakinan dan tawakkal memiliki perbedaan. Tawakkal adalah mempercayai Allah dengan semua sebab dunia. Sedangkan yakin adalah mempercayai Allah dengan semua sebab akhirat.

Tawakkal dilaksanakan dengan tuntunan syari’at. Dalam QS. Ali Imran (3) ayat 159 disebutkan : “… Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakkal.”

Ciri-Ciri Orang yang Tawakkal. Seperti disebutkan dalam QS. Al Anfal (8) ayat 2 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

Tawakkal itu dilaksanakan dengan ikhtiar.

QS. Az Zumar (39) ayat 56: supaya jangan ada orang yang mengatakan: “Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah).

QS. Ibrahim (14) ayat 11 : Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: “Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal.

Kepada Nabi Muhammad Shollalahu Alaihi Wassalam mukjizat yang diberikan Allah adalah berupa Al Qur’an.

Tawakkal yang paling baik adalah:
1. Ketika kita memenuhi hak kebenaran.
2. Ketika kita memenuhi hak makhluk
3. Ketika kita memenuhi hak diri sendiri.

Berminat donasi?

klik >>> whatsapp ke +628887700818>>>